Bukan Cuma Luis Suarez, Banyak Pemain Cabut dari Barcelona usai Ribut dengan Pelatih

0
219

Ragasportnews.com – Barcelona punya prestasi yang membanggakan dalam dunia sepak bola. Tidak mengherankan kalau mereka diperkuat beberapa pemain terbaik di dunia selama bertahun-tahun.

Barcelona tidak memiliki masalah dalam hal menarik pemain bintang. Saat ini Camp Nou masih menjadi rumah bagi beberapa pemain kelas dunia.

Baca juga: Barcelona Resmi Perkenalkan Xavi Hernandez sebagai Pelatih

Pemain-pemain seperti Thierry Henry, Ronaldinho hingga Neymar mampu menemukan kesuksesan saat bermain di Barcelona. Mereka berhasil memenangkan banyak gelar.

Sayangnya, tidak semua bintang Barcelona mempunyai karier yang mulus di klub. Ada kalanya mereka harus hengkang setelah setelah hubungannya pelatih memburuk.

Berikut ini lima pemain yang meninggalkan Barcelonasetelah ribut dengan sang pelatih.

Miralem Pjanic

Miralem Pjanic bergabung Barcelonadari Juventus pada musim panas 2020. Namun, gelandang berusia 31 tahun itu tidak memiliki hubungan baik dengan Ronald Koeman yang baru saja dipecat Barcelona.

Pjanic tidak mendapat kesempatan bermain yang cukup banyak di bawah pelatih asal Belanda tersebut. Pjanic akhirnya hengkang ke Besiktas pada musim panas dengan status pinjaman.

“Koeman tak menghormati saya,” ujar Pjanic seperti dikutip Marca.

“Anda butuh dialog dan ada hal-hal yang disampaikan ke muka Anda. Itu tak pernah terjadi. Ini pertama kalinya saya mengalami hal seperti ini.

“Saya tak mau diperlakukan seperti bukan siapa-siapa atau masih berusia 15 tahun.”

Samuel Eto’o

Kerjasama Samuel Eto’o dan Josep Guardiola mampu menghadirkan kesuksesan untuk Barcelona. Kombinasi keduanya membuat raksasa Spanyol tersebut merengkuh sextuple bersejarah pada musim 2008-09.

Namun Eto’o hanya menghabiskan satu tahun bersama Guardiola karena hubungan mereka yang kurang bagus. Pemain asal Kamerun tersebut akhirnya dilepas ke Inter Milan pada musim panas 2009.

“Apa yang saya katakan ketika Guardiola ingin menyingkirkan saya?” kata Eto’o.

“Pertama, saya ingatkan dia bahwa dia tak pernah jadi pemain hebat. Sebagai pelatih, dia tak mengajarkan apa-apa. Dia bahkan tak tahu apa yang terjadi di ruang ganti. Dia menciptakan hal-hal sendiri di media.”

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic menunjukkan performa yang bagus saat bermain bersama Inter Milan. Pindah ke Barcelona diyakini bisa melambungkan karier pemain asal Swedia tersebut.

Ibrahimovic mencetak 21 gol dan 13 assist untuk Barcelona pada musim debutnya. Namun, dia tidak bisa melanjutkan kariernya di Camp Nou karena berselisih dengan Josep Guardiola.

“Awalnya bagus, tapi kemudian (Lionel) Messi mulai bicara,” jelas Ibra dalam buku berjudul I Am Zlatan Ibrahimovic.

“Dia ingin bermain di tengah, bukan di sayap. Jadi, sistem permainan kemudian berubah dari 4-3-3 menjadi 4-5-1. Saya dikorbankan dan tak lagi punya kebebasan di lapangan yang saya butuhkan untuk bisa sukses.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here