GOAT Sejati, Menang Atas Manchester United Dibilang Unik, Ngejek Nih Ceritanya

0
253

ragasportnews.com – Seperti cerita mainan anak-anak; roller coaster. Itulah takdir Manchester United. Dipuji ke langit akhir minggu terakhir, entah dari mana terjun ke bagian bawah jurang redup.

Metafora negatif itu dilatarbelakangi pemandangan kekalahan sulit Manchester United pada matchday 1 Grup F Liga Champions 2021/2022. Cristiano Ronaldo dkk takluk 1-2 oleh Young Boys, di Stadion Wankdorf, Berne, dini hari tadi WIB.

Baca juga : Bisakah Cristiano Ronaldo Bujuk Paul Pogba Agar Bertahan di Manchester United?

Hasil ini memberikan tamparan yang tidak biasa bagi para delegasi Liga Inggris. Bagaimana tidak, mereka baru saja mendapat pujian besar saat merayakan gol akhir pekan lalu, dan Cristiano Ronaldo mendapat pujian.

Sayangnya, itu tidak berlangsung lama. Satu gol dari Cristiano Ronaldo di menit ketiga belas tidak ada bedanya, kecuali bintang Portugal itu sendiri. Para pemain muda mengalahkan Setan Merah melalui gol-gol dari Moumi Ngamaleu (66′) dan Siebatcheu, lima menit memasuki injury time babak kedua.

Salah satu yang menarik perhatian mentor Young Boys, David Wagner. Ia mengatakan kemenangan atas Manchester United terasa menarik. “Kami memiliki beberapa kemenangan musim ini, namun sangat luar biasa untuk mengalahkan Manchester United. Saya sangat senang, seperti semua orang yang menonton,” katanya di situs UEFA.

Pengakuan Menarik

Perancang grup mengakui, para pemain memberikan pameran yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Mereka melewati batas, dan semua karena bantuan yang luar biasa. Kami menunjukkan kekuatan dan permusuhan yang luar biasa. Mereka luar biasa dan memiliki hak untuk menang,” kata Wagner.

Gelandang cilik, Fabian Rieder mengakui, suporter adalah energi yang membuat mereka tak pernah lelah. “Mereka adalah individu kedua belas yang memberikan kepastian,” katanya.

Pelindung Manchester United Harry Maguire ‘rela’ kelompoknya kalah dari Young Boys. “Kami tidak dapat mengontrol wilayah kami sendiri dengan empat bek. Mereka tidak memiliki banyak kemungkinan, namun hasilnya membuat kami frustrasi,” katanya.

Hasil buruk di Swiss membuat Manchester United berada di posisi terbawah klasemen Grup F Liga Champions 2021/2022. Mereka berada di belakang Young Boys, Atalanta dan Villarreal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here