Greysia Polii Bicara Peluang Pensiun Setelah Olimpiade Tokyo 2020

0
225

Ragasportnews.com – Atlet ganda gadis Greysia Polii mengakui terdapat mungkin buat gantung raket sehabis mencapai medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu.

Dapat dibilang, medali emas Olimpiade merupakan salah satu alibi Greysia menahan diri buat pensiun. Dia sempat mengambil keputusan pensiun saat sebelum dipasangkan dengan Apriyani Rahayu pada 2017.

Baca juga : Eng Hian Siapkan Partner Baru buat Apriyani sebagai Pengganti Greysia

Selaku pemain senior, dia merasa dikala ini telah terletak di pengujung karier. Keberhasilan mencapai medali emas kian memantapkan tekadnya buat pensiun.

Di umurnya yang saat ini 33 tahun, menjelang 34 tahun, Greysia mulai memandang kehidupan baru. Terlebih, dia saat ini telah jadi seseorang istri sehabis menikah pada 23 Desember 2020.

“Dari kecil itu aku memiliki (sasaran), jadi dari usia segini wajib dapat cetak ini di umur segini. Jika enggak, ya, aku wajib siap- siap pensiun, buat melanjutkan di luar bulutangkis,” kata Greysia dikala membagikan penjelasan dalam virtual yang diselenggarakan PP PBSI.

“Terdapat highlight memanglah aku pernah terdapat niatan ingin pensiun. Aku seseorang perempuan di mana tidak semacam laki- laki, di mana ekspedisi mereka memiliki anak nikah, itu tidak jadi hambatan. Dikala aku umur 25, aku sempat bilang buat melaporkan pensiun,” ucapnya.

“Tahun 2016 aku merasa telah lumayan senior di cabor bulutangkis, kala itu partner( Nitya Krishinda Maheswari) luka, dikala itu aku tidak memiliki partner makanya keluar kata pensiun. Itu wajar di benak perempuan,” katanya lagi.

Tetapi, takdir mengatakan lain. Greysia Polii dipasangkan dengan Apriyani Rahayu, yang dikala itu ialah seseorang atlet muda yang baru masuk pelatnas. Hanya berselang sepekan, pendamping baru ini langsung menjuarai Thailand Open Grand Prix Gold 2017.

Raihan positif terus ditorehkan Greysia/ Apriyani sampai menembus ranking 10 BWF pada pengujung 2017. Berkat itu pula Greysia menunda keputusannya buat pensiun.

Walaupun berprestasi, Greysia sesungguhnya tidak sempat memasang sasaran muluk- muluk. Dia cuma menempuh saja kelanjutan kariernya bersama Apriyani.

“Sesungguhnya dalam 4 tahun ini aku berjalan nothing to lose. Kala telah menikah, selaku pemain senior, aku cuma melaksanakan apa yang aku cintai. Aku menempuh itu dengan luas dada, jika prestasi ya puji tuhan,” tutur atlet kelahiran 1987 itu.

“Saat ini tinggal menunggu waktu yang pas aku hendak melaporkan pensiun. Sebab balik lagi, aku telah menikah, tetapi keluarga aku pula menunjang. Dalam kehidupan itu terdapat masa kapan wajib menyudahi. Tetapi saat ini belum dapat aku bilang kapan,” ucapnya.

Walaupun belum tentu, pelatih ganda gadis Eng Hian telah berancang- ancang melepas kepergian Greysia. Dia telah mempersiapkan sebagian profil calon pengganti Greysia buat dipasangkan dengan Apriyani.

“Buat mempersiapkan pengganti Greysia itu kan prosesnya berjalan. Serta aku sendiri telah memiliki sebagian pemikiran,” kata Eng Hian.

“Yang tentu kriterianya yang utama itu bukan permasalahan teknis, itu dapat dilatih. Tetapi dari tekad keinginan, serta keseluruhan buat jadi juara. Itu yang jadi permasalahan, sebab kriteria itu tidak banyak. Jika teknis tidak takut. Nama telah terdapat, proses ke depannya wajib melalui selektif lagi,” ucapnya menarangkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here