Kento Momota Ketakutan Jumpa Pebulutangkis Satu Ini: Rival Taufik Hidayat

0
227

Ragasportnews.com – Tunggal putra nomor satu dunia Kento Momota ketakutan jumpa pebulutangkis yang menjadi rival abadi Taufik Hidayat.

Sosok yang dimaksud adalah legenda tepok bulu China, Lin Dan. Momota mengaku deg-degan jumpa Lin Dan dalam pertarungan pertama mereka pada perempat final All England 2015. Atlet asal Jepang itu benar-benar grogi dan merasa terintimidasi.

Baca juga: Minus Jojo, Ginting dan Greysia/Apriyani, Ini 10 Wakil Indonesia di French Open 2021

Akibatnya Momota kalah dengan skor 18-21,19-21. Tapi pria berusia 27 tahun kelahiran Mino itu tetap senang lantaran bisa berbagi lapangan dengan salah satu pebulutangkis terhebat sepanjang masa.

“Ketika saya pertama kali memainkan pertandingan dengannya (Lin Dan), dia sangat mengesankan sehingga saya sangat ketakutan,” kata Momota dikutip dari The Star.

“Saya merasakan kekaguman lebih dari keinginan untuk menang,” ujarnya.

Tak heran jika Momota grogi setengah mati. Sebab Super Dan adalah pebulutangkis idolanya sejak masih bocah.

“Ketika saya masih muda, saya tahu ingin menjadi superstar seperti dia,” tuturnya.

“Saya memutuskan untuk berlatih lebih keras. Saya ingin menjadi pemain yang dikagumi seperti dia dan saya akan terus bekerja keras untuk menjadi seperti dia,” ucapnya.

Magis Lin Dan memang luar biasa. Dia satu-satunya pebulutangkis nomor tunggal putra yang merebut dua medali emas Olimpiade.

Medali emas pertama didapatkan di Olimpiade Beijing 2008. Menghadapi Lee Chong Wei di partai puncak, Lin Dan menang 21-12 21-8.

Selang empat tahun atau tepatnya Olimpiade London 2012, Lin Dan bertemu lawan yang sama di partai puncak. Kali ini lewat rubber game, dia menang 15–21, 21–10, 21–19.

Tak hanya dua medali emas Olimpiade, gelar yang didapatkan Lin Dan selama aktif sebagai pebulu tangkis profesional (2001-2020).

Pria yang kini berusia 38 tahun itu tercatat memenangkan lima gelar juara dunia, tepatnya pada 2006, 2007, 2009, 2011 dan 2013.

Di level tim, Lin Dan juga membawa Tim Nasional China enam kali juara Piala Thomas, yakni 2004, 2006, 2008, 2010, 2012 dan 2018. Selanjutnya untuk Piala Sudirman, Lin Dan memenangkan lima gelar yakni 2005, 2007, 2009, 2011 dan 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here