Komentar Keras Presiden PSG soal European Super League

0
273

ragasportnews.com – Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al Khelaifi memberikan pidato besar pertamanya sebagai ketua Asosiasi Klub Eropa. Ia berkomentar keras soal European Super League.

Nasser Al Khelaifi menjabat sebagai ketua baru European Clubs’ Association (ECA) per April lalu menggantikan Andrea Agnelli yang juga merupakan pemilik Juventus. Agnelli seperti diketahui juga merupakan salah satu sosok kunci terbentuknya European Super League.

Baca juga : Eks Playmaker Barca: Messi Juara UCL Dengan PSG dan Balik ke Barcelona

Pada April lalu 12 klub top Eropa mengumumkan pembentukan European Super League. Mereka adalah enam klub dari Premier League yakni Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Kemudian, saat itu ada tiga grup masing-masing dari Italia dan Spanyol, khususnya AC Milan, Inter Milan dan Juventus serta Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid. Karena faktor tekanan yang luar biasa dan analisis brutal dari pemerintah mereka yang terpisah dan sekutu yang sama, sembilan klub ditarik keluar hanya dalam 72 jam.

Hanya tiga klub, khususnya Barcelona, ​​​​Real Madrid Juventus, yang benar-benar bertahan dengan kemungkinan Liga Super Eropa. Dengan cara ini, kecuali ketiga kelompok ini, setiap satu dari sembilan kelompok yang berbeda telah bergabung kembali dengan ECA.

“Saya tidak akan menghabiskan banyak waktu untuk membahas peristiwa 18 April dan ‘hubungan yang tidak benar-benar super’. Karena saya tidak suka membidik para pembicara besar dan orang-orang yang gagal,” kata Nasser Al Khelaifi. , dikutip oleh BBC.

“Bersama-sama kami melindungi kepentingan sepak bola Eropa untuk semua orang. Kami bergantung pada jaminan dan kekuatan Presiden (Aleksander Ceferin), yang menghadapi kekacauan pukul 12 siang.”

“Dia berkata ‘kami akan menang’ dan kami menang. Sementara tiga klub pemberontak menghabiskan energi, mengubah cerita dan terus berteriak ke langit, kami secara keseluruhan terus maju.”

Kemungkinan dibentuknya Liga Super Eropa adalah untuk menyaingi Liga Champions. Oposisi awalnya dimaksudkan untuk ditutup tanpa kemajuan dan penugasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here