KONI: Emas Greysia/Apriyani Harus Melecut Prestasi Olahraga Indonesia

0
199

Ragasportnews.com – KONI juga puas dengan penghargaan emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpiade 2020. KONI yakin hal ini akan memacu permainan Indonesia untuk mendominasi.

Sejak bulu tangkis dipertandingkan di Olimpiade 1992, ini adalah kali pertama ganda putri Indonesia masuk Olimpiade terakhir. Ganda putri selalu kehilangan penghargaan untuk Indonesia selain tunggal putra, tunggal putri, ganda putra dan campuran.

Baca juga : Bulutangkis Olimpiade Tokyo: Gagal Raih Medali, Mohammad Ahsan: Semoga Allah Ganti Lebih Baik

Bersaing di babak terakhir, perebutan medali perak kini menjadi milik Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Bagaimanapun, Greysia/Apriyani membutuhkan lebih banyak dan tidak memberi kesempatan pada agen Cina Chen Qing Chen/Jia Yifan untuk mengembangkan permainan.

Mereka menang 21-19, 21-15 dalam duel dua laga yang terjadi di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021). Rekor ini pun berdampak besar bagi Indonesia dan tak jarang Greysia/Apriyani langsung menangis girang usai pertandingan.

Karena penghargaan emas ini menyelamatkan substansi Indonesia yang lalai menempatkan delegasi di urutan terakhir dari nomor eksemplar putra yang lebih diutamakan. Selain itu, kemarin, Anthony Sinisuka Ginting juga kalah dari Chen Long.

Atas prestasi tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Sebagai Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Puteri-puteri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang telah meraih medali emas sekaligus menorehkan latar sejarah prestasi Indonesia berhijab dengan menjadi juara pasangan putri primer di Olimpiade,” kata Marciano dalam proklamasi. artikulasi resmi.

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh kompetitor, pembimbing, klub dan selanjutnya Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP.PBSI) yang dimotori oleh Bapak Agung Firman Sampurna yang telah berjuang dengan penuh semangat untuk mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi yang membanggakan,” imbuhnya.

Tak ketinggalan, Marciano juga mengedukasi bahwa prestasi yang diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu tidak seharusnya membuat Indonesia berpuas diri. Ia berharap seluruh pengelola olahraga di Indonesia, khususnya individu-individu yang menjadi pilar Olimpiade, dapat terdorong untuk menyelesaikan pengajaran dengan lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here