Miralem Pjanic Bakal Tetap Pergi dari Barcelona, Klub Rusia Jadi Destinasi?

0
278

ragasportnews.com – Barcelona disinyalir masih mencari pendekatan untuk mendatangkan salah satu gelandang mereka, Miralem Pjanic. Dengan ditutupnya bursa bursa di berbagai negara Eropa, klub Rusia tersebut seharusnya menjadi pelabuhan lain bagi gelandang Juventus sebelumnya.

Pemain asal Bosnia itu muncul di Camp Nou menjelang awal musim lalu sebagai fitur pengaturan Barcelona dengan Juventus termasuk Arthur Melo.

Baca juga : Kubur Kekecewaan Musim Pertama Di AC Milan, Tonali Siap Melejit?

Yang mengejutkan, pertukaran pemain ternyata buruk bagi dua pemain di Camp Nou, baik klub maupun pemain.

Setelah hanya bermain enam pertandingan La Liga di musim 2020/2021 dan tidak mencetak gol tunggal, Pjanic diperkirakan akan pergi meskipun hanya satu musim di Barcelona.

Kunjungan kembali yang diharapkan dari Juventus berubah menjadi yang paling terkenal sebelum pasar pertukaran Italia ditutup. Marca melaporkan bahwa belum ada peluang bagi Pjanic untuk pergi dan tidak bertahan lebih lama di Barcelona.

Rusia Jadi Destinasi

Negara-negara dengan kontes sepakbola terbaik di Eropa telah menutup pasar pertukaran mereka pada 1 dan 2 September, mulai dari Italia, Jerman, Belanda, dan Spanyol. Sedangkan Inggris dan Prancis telah efektif tutup pada 31 Agustus lalu.

Saat ini beberapa negara masih membuka pasar valuta mereka, seperti Bulgaria, Rumania dan Rusia. Bulgaria dan Rumania masih membuka bursa hingga 8 September, sedangkan Rusia masih lebih, yakni 17 Oktober.

Menurut laporan dari Marca, Rusia adalah tujuan yang akan menjadi pilihan utama untuk bisnis pertukaran ini. Pjanic akan lebih menoleransi hal itu daripada yang dia perlukan untuk menjalani satu tahun lagi di pinggir lapangan karena tidak segera meninggalkan Barcelona.

Situasi sulit

Anda bisa mengatakan kekuatan untuk bergabungnya Miralem Pjanic dari Juventus ke Barcelona datang pada waktu yang tidak dapat diterima. Pandemi COVID-19 telah membuat klub-klub besar Eropa tidak punya banyak pilihan dalam mengelola pasar bursa.

Pjanic adalah ilustrasi substansial dari keadaan klub yang tidak rapi, di mana Juventus dan Barcelona harus memilih untuk menangani pemain. Sayangnya, kondisi yang merepotkan berlanjut untuk Pjanic.

Datang ke Barcelona, ​​yang baru saja memiliki mentor lain, Ronald Koeman, berubah menjadi malapetaka kedua bagi pemain asal Bosnia itu. Ronald Koeman, mentor Belanda, tidak menganggapnya sebagai pemain yang bisa dikenang karena pengaturannya di skuat Blaugrana.

Pemain berusia 31 tahun itu sepertinya masih belum bisa bermain sedikit pun di La Liga musim ini. Lebih parahnya lagi, Pjanic masih terikat kontrak di Barcelona hingga 2024.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here