Presiden UEFA: Tak Mau Lagi Gelar Euro dalam Format Tahun ini, Tidak Adil

0
286

Ragasportnews.com – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin berkata format pertandingan Euro 2020 (Euro 2021) yang berlangsung pada beberapa negara tidak adil. Euro 2020 digelar dengan format yang berbeda dari sebelumnya.

Euro 2020 berlangsung pada 11 negara berbeda misalnya Inggris, Jerman, Hungaria, Skotlandia, Denmark, Italia, Azerbaijan, Rusia, Spanyol, Rumania, & Belanda.

Baca juga : Final Euro 2020: Italia yang Sekarang Sedikit Berbeda, Lebih Sulit Lho Inggris!

Dilansir menurut ESPN, format pertandingan yang berlangsung pada beberapa negara ini menciptakan beberapa tim harus melakukan perjalanan ribuan kilometer pada waktu singkat buat bertanding.

Situasi pandemi covid-19 juga menciptakan fan kesulitan buat mendukung negara mereka bertanding dengan pemakaian venue yang berbeda-beda.

Menurut Ceferin, format Euro 2020 tidak adil dan pada penerapannya dia nilai tidak sempurna.

“Saya tidak akan mendukungnya lagi. Dalam penerapannya tidak sempurna lantaran terdapat beberapa tim yang harus melakukan perjalanan lebih dari 10 ribu kilometer, sementara yang lain hanya menempuh seribu kilometer,” kata Ceferin.

“Ini tidak adil untuk fans yang harus berada pada Roma dan kemudian harus berpindah ke Baku beberapa hari lalu. Itu penerbangan empat 1/2 jam,” dia melanjutkan.

Lantaran alasan itu, Ceferin mengatakan dia menutup peluang akan memakai lagi format Euro yang digelar pada banyak negara.

“Itu inspirasi yang menarik akan tetapi sulit buat diterapkan dan saya tidak berpikir kami akan melakukannya lagi,” kata Ceferin. Euro 2020 sudah memasuki partai final. Timnas Italia akan menghadapi Inggris dalam partai final Euro 2020 yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Senin (12/7) dini hari WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here