Terungkap, 3 Alasan Barcelona Pecat Ronald Koeman dari Kursi Pelatih

0
222

Ragasportnews.com – Ada tiga alasan yang membuat Barcelona yakin untuk memecat Ronald Koeman dari kursi pelatih Blaugrana.Barcelona kembali mengambil keputusan besar dengan memecat pelatih mereka, Ronald Koeman.

Koeman dipecat setelah Barcelona kalah melawan Rayo Vallecano di ajang Liga Spanyol 2021-2022 pada Rabu (27/10/2021) waktu setempat.

Baca juga: Koeman Kritik Fans Barcelona yang Cegat Mobilnya Usai El Clasico

Setelah laga tersebut selesai, selang beberapa jam, Barcelona mengumumkan secara resmi bahwa Koeman tidak akan menjadi pelatih mereka lagi.

Isu soal pemecatan Koeman sebenarnya memang sudah berembus sejak lama.

Akan tetapi, Presiden Barcelona, Joan Laporta, masih memberikan kesempatan kepada Koeman.

Bahkan, Laporta menyampaikan bahwa pelatih asal Belanda itu tetap akan menjadi juru taktik Barcelona hingga beberapa waktu.

Lantas, apa yang membuat Barcelona memutuskan untuk memecat Koeman dari kursi pelatih mereka?

Merangkum tiga alasan Barcelona memecat Ronald Koeman dari kursi kepelatihan yang dikutip dari Marca:

Performa Tim Mengecewakan

Bukan rahasia lagi bahwa performa Barcelona musim ini memang sangat mengecewakan.

Dari 13 laga yang telah mereka lakoni, Barcelona hanya mampu meraih lima kemenangan.

Sementara lima laga berbuah kekalahan dan tiga lainnya berakhir imbang.

Tak hanya itu, Barcelona bahkan hanya mampu mencetak 16 gol dan kebobolan 17 kali dari 13 laga tersebut.

Saat ini pun, Barcelona hanya berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Spanyol 2021-2022.

Blaugrana hanya meraih 15 poin dari 10 laga yang sudah mereka lakoni musim ini.

Sementara di Liga Champions, Barcelona baru meraih satu kemenangan dari tiga laga awal mereka.

Bahkan, Barcelona hanya mampu mencetak satu gol dan kebobolan enam gol.

Penurunan Kualitas Pemain

Tak hanya performa tim yang menurun, keberadaan Koeman juga membuat sejumlah pemain mengalami penurunan kualitas.

Duet lini tengah yang dalam dua musim terakhir menjadi andalan, Sergio Busquets dan Frenkie de Jong, bahkan tak bermain baik.

Keduanya tidak mampu memberikan keseimbangan di lini tengah Barcelona.

Selain itu, penyerang anyar Barcelona, Memphis Depay, juga semakin menurun performanya.

Padahal, Depay sempat menjadi harapan bagi publik Camp Nou untuk menjadi juru gedor baru Barcelona di awal musim ini.

Selain itu, buruknya performa lini belakang juga disebabkan oleh menurunnya kualitas seorang Gerard Pique.

Bahkan, Koeman sempat memasang Pique sebagai seorang penyerang karena kehabisan opsi lini serang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here